Archive for November 2007

Jalan Beruang Diaspal!

Syukur Alhamdulillah setelah sekian lama akhirnya Jalan Beruang yang merupakan penghubung utama ke Komplek STIE Perbanas, tempat saya tinggal, dan Kuricang telah di aspal…

Jl Beruang

Sejarah perbaikan jalan ini berawal dari inisiatif Kuricang Community Development yang memperbaiki saluran air/Drainage dan meratakan jalan yang berlubang. Waktu itu dana perbaikan diadakan secara swadaya, dimana Kompleks Perbanas juga ambil bagian dalam penggalangan dana perbaikan tersebut.

Detail kegiatan perbaikan awal jalan Beruang ini bisa di lihat di http://www.kuricang.com/berita/jalan.htm sementara detail pembiayaan bisa dilihat di http://www.kuricang.com/berita/keuangan-jalan-tahap-I.htm

Sore ini saat melihat proses pengaspalan jalan, saya sempat ngobrol sama Pak Herlambang, ketua RW 10 Kuricang, ternyata sangat berat perjuangan agar jalan penghubung kedua Kompleks kami bisa diaspal… butuh waktu berbulan-bulan untuk relaisasi tahapan akhir perbaikan jalan Beruang ini… Dan akhirnya 2 minggu yang lalu konfirmasi pengaspalan diperoleh….

Saya rasa tidak berlebihan jika saya pribadi sangat berterima kasih kepada kerja keras Pak Herlambang dan Kuricang Community Development atas usahanya dalam proyek ini… Tidak lupa saya juga harus berterima kasih kepada Bpk Ismet Iskandar yang telah membiayai tahapan akhir perbaikan jalan ini…

Dan kini pilihan saya sudah jelas dalam pilkada bupati Tangerang… :D

Using Linux as a Workstation

Looking back it has been over 4 years since I first tried Linux as a Workstation… These screenshots have been collected since December 2003… they tell a story of migrating into Freedom…

Before 2003 I have been using Linux only as an Operating System for my Servers, but not so much as a Workstation… Jumping into Linux as a Workstation started with one foot where I had a Windows XP Laptop and exploring Linux as a Desktop I started with Mandrake Linux 9.2…

My workstation running a Gnome desktop on an Mdk 9.2 - 12 Dec 03 A little change of background - 18 Dec 03

Then the 2.6.x kernel came out and I decided to install Fedora Core 2 the Acer Veriton 3500… I also purchased crossover office and installed it on the FC 2

Upgraded my workstation to Fedora C2... first try at the 2.6.x kernel...

After a few months the poor old hard drive crashed… I thought it would be nice to try a paid version of Linux so I went and issued a Procurement Request to spend 1,2 million rups on SuSE Linux 9.1 from GudangLinux

My Acer Veriton 3500 crashed... might as well try out SuSE9.1...  Here is my new workstation (Athlon XP 2500 - 512 MB) Adobe Acrobat Reader 7 for linux

Meanwhile at home my 21 inched monitored machine single booted into Mandrake Linux… this machine was basically used for fun… Playing around with a non-legal version of Maya 4.5 :P and editing videos with kino and MainActor…

Wisu at-home 28March04 ScreenShot-Mercedes DTM 005
050110-@home 050108-03 Kino Capture 050110-kino-0.7.5

Not far behind the PII 350 BigWisu.com server running Slackware 10.0 also had a usable graphical environment…

This is what this server looks like... It runs Slackware 10.0... here I use Windomaker to make administration eye catching

Back at the office I had to let go of the laptop allocated to me and I thought I’d spoil my self with a brand new AMD64 machine… back then it was top of the line… May 2005 I went looking around for a distribution that had a download able AMD64 iso and came up with Ubuntu… being fond of KDE I chose to install Kubuntu instead… here my full jump into Linux as my main Workstation started with Hoary Hedgehog…

050720 ScreenShot 01

To help me work I synced Evolution with my Dell Axim X30

100 7229

Then it has been (K)Ubuntu Workstation all the way… Here in October 2006 my Toshiba M35 is running Ubuntu Dapper Drake with Beryl…

Screenshot

And finally in January 2007 my latest Machine Lenovo Y400… I still keep Windows XP HE on this machine however… only because of a stupid sticker on the back of the notebook…. :P

cctv Montage1

On Linux as Workstation I am just as productive only difference is… its all free… :D

Ubuntu Indonesia Survei 2007

Saat ini Ubuntu adalah distribusi linux favorit saya, distro ini telah menjadi sistem operasi utama notebook saya sejak tahun 2005 dan saya merasa cukup produktif bekerja di sistem operasi ini.

Sering terlintas dipikiran saya berapa banyak pengguna komputer di Indonesia yang juga menggunakan Ubuntu baik sebagai Workstation maupun untuk server. Berawal dari saran FeHa, saya berinisiatif untuk menyusun sebuah survei pengguna Ubuntu di Indonesia. Survei ini juga mendapat beberapa masukan berharga dari imtheface dan mas Harry Sufehmi.

Agar survei ini lebih hidup saya pikir sumbang beberapa hadiah akan membuatnya menarik…. Jadi…

Sebuah ADSL Modem Dlink seri DSL-520T bagi seorang responden yang beruntung, modem ini pernah saya pakai untuk testing selama 15 menit dan berfungsi dengan baik… setelah testing modem masuk kembali kedalam kotak… jadi boleh dibilang 99% baru…

DSL-520T

Flash Disk masing-masing 1 GB bagi 3 responden beruntung
Cruzer

Map eksklusif bagi 10 responden beruntung
Map BizNET

Untuk mengikuti survei ini anda harus mendaftar dengan nama dan alamat email kemudian anda bisa mengisi beberapa pertanyaan yang telah saya susun, silahkan kunjungi di url berikut untuk memulai survei:

http://www.bigwisu.com/survey/index.php?sid=35522&lang=id

Terus terang saya mengharapkan ada yang mau menyumbang ongkos kirim hadiah… berat juga euy diitung2… survei ini masih terbuka bagi rekan yang ingin menyumbangkan tambahan hadiah bagi responden yang beruntung…

Survei ini akan saya tutup tanggal 20 Januari 2008…

Have Fun :D

Update 22 Nov 2007 - 11:37 : Sumbangan Dedy “Milisdad” -> Kaos Ubuntu bagi 2 Responden beruntung
Update 22 Nov 2007 - 17:19 : Sumbangan pak Toosa -> Edubuntu-Pack : 1 bh Buku Edubuntu + 2 CD Edubuntu 7.10 (Server dan Add On)

Kata Kuncinya apa? errr… Opo iku Kata Kunci?

Sangat ironis ketika saya mencoba mendampingi seorang programmer melakukan coding… begitu aplikasi nya dijalankan langsung meminta Kata Kunci… spontan saya bertanya “opo iku Kata Kunci?”… ternyata yang dimaksud adalah “Password”… ia pun mempertanyakan penguasaan Bahasa Indonesia saya… dan saya jadi sedikit malu :P

Terus terang saya baru mengetahui bahwa Bahasa Indonesia yang baik dan benar tentang Password adalah Kata Kunci…

Memang saya seorang yang sangat jarang menggunakan preference Bahasa Indonesia baik di Handphone maupun Komputer karena terus terang ada perasaan janggal apabila saya harus menggunakan antar muka yang berbahasa Indonesia…

Di rumah sebuah pilihan juga harus saya hadapi… apakah saya akan memperlancar pembelajaran komputer kepada anak saya dengan menginstal Language Pack-Id di Ubuntu-nya Bagus… atau anak saya dipaksakan menggunakan antar muka berbahasa Inggris… agar sekalian belajar Bahasa Inggris… mengingat pentingnya Bahasa ini bagi masa depannya Bagus…

I Choose to stick with an English Language Pack… :D
Wouldn’t one do the same?

Ngintip Ubuntu-id di Bandung Comtech

Sebenarnya saya merencanakan mampir ke Bandung Comtech di pagi hari, tetapi istri saya memaksa harus mampir ke Factory Outlet terlebih dahulu… dan ternyata setelah beberapa Factory Outlet barulah kami mampir ke BeMall sekitar jam 12 siang. Pertama datang terdengar suara Yulian sedang presentasi… sambil saya cari2… koq ndak ketemu tempatnya… akhirnya setelah bertanya pada seorang SPG barulah stan Ubuntu-id saya temukan… pertama dateng langsung disambut mantan tukang sate RameTux…

Bagus n RameTux

kesan pertama… stan sangat rame, terorganisir dan tidak ada lagi acara bakar2 an :P … CD installer dan DVD Repo sudah siap dijual…

Bandingkan sama stan bertuliskan OS lain… sepi…

Di stan Ubuntu bersama Kominfo, Ubuntu dan OpenSuse banyak banget PC dan notebook running beberapa flavour Linux…

Mechandise yang dijual antara lain kaos Ubuntu, BlankOn, Pin Tux, beberapa buku…

setelah Bagus minta di beliin pin bergambar Tux dan Thunderbird.. saya kemudaian jalan ke tempat presentasi..

Presentasinya keren baget… pake efect Compiz-Fusion segala…

di belakang peserta Seminar terdapat Game Center… semua PC AMD64 Powered dengan Linux teristall… Bagus asik banget memperhatikan seorang main Counter Strike… setelah selesai Bagus pun mencoba main Counter Strike di Linux.. wah.. besok pasti minta diinstallin nih… Kuat ndak ya AMD nya Bagus di rumah…

Saya sempat mengamati seorang ayah asik mengajari anaknya mainan mr Potato…

Sepertinya acaranya rame banget… dan sukses… saya tidak sempat terlalu lama di lokasi… karena istri saya udah ngajak jalan2 lagi…

Congratulation buat Ubuntu-id, khususnya buat inoex135 dan team… good job…

Gambar saya upload di Bandung di sela2 kemacetan… menggunakan Telkom Flash…. Dapetnya cuman 3G bukan HSDPA tapi sudah mantab banget bok… post ini rencananya saya upload saat di Tol Cipularang… tapi sinyal 3G drop jadi 2G malah sampai kondisi yang un-usable.

Fighting Dreamers!

We are Fighting Dreamers….

Thats how the catchy theme song of Naruto goes… My son loves it! Can’t blame him… it is very catchy… and now I have it as a ringtone :P

Halal bi Halal Ikasmariagitma

Ini kali ketiga saya ngikut acara Halal bi halal Ikasmariagitma cabang Jakarta, kebetulan tahun lalu aku absen… mungkin bakal ono hal baru… awale ngajak Tantri ‘93 budhal bareng tekan Bintaro tapi ternyata areke kecapekan habis acara kantor hari sebelumnya… kebetulan sehari sebelumnya aku di kompori mas Endro ‘81 (Pak Sabar nang si Entong)… dadi koyoke bakal asik lek teko…

Pertama teko ketemu mas Pudji ‘64… dengan senyum yang begitu familiar… trus mlebu… clingak-clinguk… Jangkrik… nggak ono bolo ini tak pikir… begitu dipersilahkan makan… yo wis di kancani piring ae wis…

Nggak suwe moro nongol moderator milis… Ghulam ‘98.. wis mulai ono sing diajak ngomong… Moro ketemu paklike Oyong, Om Ade ‘79 mulai ngobrol sitik… Trus sing ngompori aku teko nyopo… hehehe pak Sabar… :P … giliran takok progress tak jawab… iyo pak sesuk garap staffku proyeke… :P … trus ketemu mas Makmur ‘81… moderator milis pisan lho…

Mulai wareg mangan… kenalan karo beberapa adik kelas angkatan tahun ‘97… ono Dave ‘97 adike Avinanta ‘92… ngobrol ngalor ngidul karo arek wedok sing kerjo nang Singapore Embassy… sampe lali aku takok jenenge… ternyata pas ketemu maneh tak takoki jenenge Riska ‘97…

Pas tengah2 acara akhire ketemu nawak BRC (Bhawikarsu Red Cross) Tosa ‘95 ne pak Tiyoso kare Rubi ‘95… ambek ono adike Elvy… Joko ‘95… wis mulai ngedabrus….

Ora krasa acarane mulai *HOT* sampe mejone kobongan :P … Tosa to the rescue…. :D

Iyo wis kiro2 ngono rangkumanku dolan nang Halal bi Halal Ikasmariagitma 2007… ketokane bakal akeh acara maneh…. :P

Iki poto2 sing sempet tak jepret… ono mejo kobongan barang…. :P

Kandidat Rilis BlankOn2

BlankOn2 telah masuk tahap Kandidat Rilis dan semalam saya sempat mencobanya di VirtualBox. Sebelumnya pernah mencoba beberapa jahitan, tetapi ini kali pertama saya berhasil menginstal. Proses instalasinya seperti kebanyakan rilis Ubuntu yang menggunakan CD Installer alternate.

Saya ndak sempat ambil screenshot proses install karena sedang ada yang saya kerjakan bersamaan, maklum musti multi tasking :D… anyway berikut adalah screenshot BlankOn2 terinstall di VirtualBox

BlankOn

Home Video Editing di Linux

Aplikasi penyuntingan video di Linux yang saya sering pakai adalah mainactor nya mainconcept. Sayang sekali aplikasi ini proprietary dan tidak lagi di produksi oleh mainactor. Saya juga sempat mengisi petisi online agar komunitas bisa memperoleh source code aplikasi ini, namun sampai saat ini belum ada hasilnya.

Ada beberapa aplikasi serupa antara lain Cinelerra, Jahshaka dan Lives, tapi saya malah bingung dengan user interface dari masing2 aplikasi tersebut. Cinelerra yang dikatakan sudah mampu memberikan kualitas Broadcast justru sangat haus resource selain membingungkan. Beberapa hari yang lalu saya menemukan Kdenlive dan Pitivi. Keduanya merupakan aplikasi opensource dimana proses instalasi di Ubuntu cukup dengan perintah “apt-get install”.

Tujuan penyuntingan video yang biasa saya lakukan adalah home video untuk disimpan di HDD atau ditransfer ke VCD bahkan untuk di upload ke layanan seperti youtube.com atau layartancap.com. Perlu diingat jika semua hasil rekaman dipindah tanpa penyuntingan hasil akhirnya sangat membosankan, yang diperlukan sebenarnya hanya cuplikan2 yang menarik.

Dari pengalaman saya lebih mudah memindahkan hasil rekaman dari handycam miniDV yang dihubungkan dengan komputer Linux melalui antar muka Firewire, daripada harus memindahkan video dari kepingan DVD hasil DVD Camcorder.

Setup saya seperti berikut :

Workstation Setup

spesifikasi kernel, CPU dan RAM:

2.6.22-14-generic GNU/Linux
processor : 0 model name : AMD Athlon(tm) XP 2500+
MemTotal: 515840 kB

Langkah pertama adalah transfer RAW DV dari handycam ke PC, untuk itu saya gunakan Kino

wisu@biru:~$ sudo apt-get install kino dvgrab libraw1394-8

kemudian saya tambahkan username saya ke group disk

wisu@biru:~$ sudo adduser wisu disk

saya perlu Log-out dan Login ulang agar bisa aktif dalam group ini. Setelah itu saya siap mentransfer video ke PC Linux dengan kino

Kino

Tergantung dari jenis handycam anda dalam kasus saya tombol2 play ffwd dan rwnd dapat dikontrol dari kino, jika tidak bisa dikontrol dari kino maka anda perlu menekan tombol play di handycam untuk memaikan hasil rekaman. Saat hasil rekaman berjalan anda perlu menekan tombol merah (Capture) agar hasil rekaman dapat dicopy ke PC anda.

Hasil yang di capture oleh kino bisa di browse dari nautilus

Nautilus browse

karena saya memilih format RAW DV terdapat banyak file video beresolusi tinggi dengan extension .dv.

Langkah berikutnya adalah memasukkan gambar2 ke dalam aplikasi penyuntingan, disini aplikasi yang pertama kali saya coba adalah pitivi karena window manager saya gnome maka saya coba aplikasi ini terlebih dahulu.

wisu@biru:~$ sudo apt-get install pitivi

hasilnya :

Pitivi

Ternyata aplikasi ini terlalu sederhana, dimana hanya mampu menggabungkan beberapa video dalam satu timeline tanpa menyunting (terutama cut clip). Sekarang giliran saya mencoba kdenlive.

wisu@biru:~$ sudo apt-get install kdenlive

hasilnya :
kdenlive

Aplikasi ini jauh lebih bagus daripada pitivi, banyak fitur yang bagus dalam aplikasi ini. Saya bisa manfaatkan fasilitas multi track video dan audio, saya bisa cut clip dan mengaturnya dalam satu track atau beberapa track di dalam timeline, menambahkan audio dalam track audio. Ada fitur efek2 seperti transition fade dll, tetapi saya belum sempat mencoba masing2.

Selesai menyunting video hasilnya saya export ke format flv, sempat saya coba format mpeg tetapi rasio nya tidak proporsional. Proses export ini akan memakan resource yang cukup besar.

Hasil akhir saya upload ke youtube.com hingga hasilnya seperti berikut :

http://www.bigwisu.com/2007/11/03/gutsy-release-party-jakarta/

Official News: Gutsy Release Party Jakarta

Dengan dukungan sponsor BizNET dan Qdc Technologies, Gutsy Release Party Jakarta di selenggarakan di Papa Rons Pizza Warung Buncit. Merupakan salah satu dari 11 kota penyelenggara Gutsy Release Party di Indonesia.

Dengan materi Gusty Gibbon New Features dan Komunitas Ubuntu Indonesia acara ini dimeriahkan oleh 55 orang, dari kalangan Mahasiswa, Dunia Pendidikan, komunitas IT seperti ITCenter dan IndoWLI, perwakilan KPLI Jakarta, beberapa perusahaan pengguna Linux serta undangan dari Intel Indonesia, Zend Indonesia, Biskom, Bisnisweb dan Rimbalinux.

Acara ini juga diwarnai tukar informasi dan pengalaman diantara pengguna Ubuntu dan turunan Ubuntu terutama di Jakarta. Panitia menyediakan akses wifi dengan lokal repository, di tengah acara Dedy Hariyadi meminjamkan sebuah PCMCIA Telkomsel Flash. Dengan sedikit modifikasi oleh Anwar Purnomo akses internet berhasil di sharing ke semua notebook peserta.

Pesta Ubuntu ini dimeriahkan oleh MC Ferry Haris, kemudian Wisu Suntoyo mempresentasikan rangkuman Indrayana MB mengenai fitur baru di Gutsy Gibbon, diselingi tanya jawab, Andi Darmawan kemudian memberikan presentasi mengenai Komunitas Ubuntu Indonesia.

Beberapa door prize ikut memeriahkan acara ini antara lain Kaos Ubuntu dan sumbangan DVDRepo dari kambing.ui.edu. Hadiah-hadiah ini berhasil dimenangkan beberapa peserta melalui Quiz yang di pandu Ferry Haris.

InstallFest dimulai bersamaan dengan acara bebas makan-makan Pizza dan Spaghetti, memanfaatkan fasilitas local repository panitia beberapa notebook dengan cepat dapat di upgrade ke Gusty Gibbon. Di sela-sela acara bebas ini terjadi transaksi Kaos Ubuntu dan DVDRepo yang di Diskon 20% oleh pengelola kambing.ui.edu.

Related links

Photos -> http://picasaweb.google.com/bigwisu/GutsyReleasePartyJakarta
Ferry Haris -> http://www.feha.web.id/2007/11/03/semakin-banyak-pintu-terbuka-untuk-foss-di-indonesia/
Andi Darmawan -> http://www.belutz.net/2007/11/03/gutsy-release-party-jakarta/
Riza HNST -> http://blog.rizahnst.org/archives/2007/11/03/gutsy-release-party-grp-jakarta/