<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	>
<channel>
	<title>Comments on: Kesan Warga di Tempat Tinggal Ibu</title>
	<atom:link href="http://www.bigwisu.com/2008/06/03/kesan-warga-di-tempat-tinggal-ibu/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.bigwisu.com/2008/06/03/kesan-warga-di-tempat-tinggal-ibu</link>
	<description>I forget stuff... really!!!</description>
	<pubDate>Wed, 19 Nov 2008 22:50:06 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.5</generator>
		<item>
		<title>By: Rembes</title>
		<link>http://www.bigwisu.com/2008/06/03/kesan-warga-di-tempat-tinggal-ibu#comment-2006</link>
		<dc:creator>Rembes</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 04 Jun 2008 02:21:21 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.bigwisu.com/?p=161#comment-2006</guid>
		<description>Ibu..dimana kita kenal adalah sosok yg paling mengerti akan suara hati mesti tiada kadang tiada terungkap. Dipeluknya kita bs dgn mudah tertawa dan terisak. Dipangkuannya dgn mudah kita terlelap. Kelembutannya mengalahkan sutra. Smoga kita bisa membahagiakan para Ibu (termasuk istri2 kita) meski hanya dengan menjaga hatinya.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Ibu..dimana kita kenal adalah sosok yg paling mengerti akan suara hati mesti tiada kadang tiada terungkap. Dipeluknya kita bs dgn mudah tertawa dan terisak. Dipangkuannya dgn mudah kita terlelap. Kelembutannya mengalahkan sutra. Smoga kita bisa membahagiakan para Ibu (termasuk istri2 kita) meski hanya dengan menjaga hatinya.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
