I forget stuff… really!!!

160 Karakter

Menarik nih… kenapa SMS koq cuman 160 karakter… (thinking) mengutip sebuah Blog post di LATimes, asal mula pemilihan 160 karakter adalah sebagai berikut…

Alone in a room in his home in Bonn, Germany, Friedhelm Hillebrand sat at his typewriter, tapping out random sentences and questions on a sheet of paper.

As he went along, Hillebrand counted the number of letters, numbers, punctuation marks and spaces on the page. Each blurb ran on for a line or two and nearly always clocked in under 160 characters.

Pada intinya melalui percobaan menulis beberapa pesan di mesin ketik… Hillebrand menghitung jumlah huruf, spasi dan tanda baca… dan semua pesan tersebut hampir selalu dibawah 160 karakter…

Terus terang saya jadi mikir… apa benar 160 karakter cukup untuk menulis sebuah pesan… yang jelas sering banget saya lihat sms yang penuh dengan singkatan… malah bingung kadang kalau yang bikin singkatan tidak sepaham… pernah saya dapat sms yang isinya “g bs kerjain” ini maksudnya “gue bisa kerjain” atau “nggak bisa kerjain” (doh)

Tapi namanya juga Short Messaging Service… emang harus pendek… Jadi mikir… (thinking) bisnis SMS ini gedhe banget! malah ada Client sebuah Telco Operator yang butuh seseorang Revenue Assurance Manager yang salah satu tugasnya adalah memastikan perhitungan dari Revenue SMS…

  • Om, kalo baca jangan sepotong-sepotong. Silahkan dilanjutkan baca aktikel aslinya. Teknologi awal GSM hanya bisa digunakan untuk mengirimkan 128 karakter saja. Hillebrand dan timnya berupaya agar bisa lebih, akhirnya dengan teknik pake 7 bit per karakter, akhirnya muat juga 160 karakter. Jangan lupakan jasa mereka ini, karena kalau ga ada mereka, sms hanya akan sepanjang maks 128 karakter saja.

  • wuih… jadi ngebaca ulang artikelnya… (doh) … dan ternyata emang nggak ngebahas soal jumlah karakter SMS sebelum percobaan Hillebrand… tapi kalo baca di wikipedia http://en.wikipedia.org/wiki/Short_message_service

    The key idea for SMS was to use this telephony-optimized system and to transport messages on the signaling paths needed to control the telephony traffic during time periods when no signaling traffic existed. In this way unused resources in the system could be used to transport messages without additional cost. However, it was necessary to limit the length of the messages to 128 bytes (later improved to 140 octets, or 160 7-bit characters), so that the messages could fit into the existing signaling formats. Therefore the service was named “Short Message Service”.

    SMS memang awalnya 128 bytes… eh… bukan karakter ya (thinking)

Powered by Wordpress | Designed by Elegant Themes