Sebenarnya cerita aslinya bukan Rabbit tapi “Hare Vs Tortoise” tapi Hare dalam bahasa Indonesia ya kelinci2 juga…
*ngeles*
Hehehe… lucu juga neh… kalo developer yang biasa bekerja dengan workstation Windows biasa menggunakan Tortoise SVN untuk mengakses Source Code Management system…

Developer yang bekerja dengan Workstation Linux bisa menggunakan RabbitVCS untuk melakukannya dengan GUI yang muirip banget…

Nah… di dongeng balapan antara Kelinci dengan Kura2… sang kelinci kalah karena sombong dan meremehkan lawan… mudah2an pengguna RabbitVCS tidak sombong dan meremehkan lawan… ntar kesalip…
Wisu Suntoyo Reply:
April 16th, 2010 at 3:44 am
saya nggak hobby Windows mas…
tapi kalo anda lihat di
http://www.winsupersite.com/win7/win7_skus_comp…
Windows Home Basic itu *Join Only* kepada HomeGroup sharing… begitulah strategi M$ menjual… sebuah produk dibuat cacat sehingga bisa dijual dengan harga berjenjang…
Saran saya (1) pasang aja satu PC Linux… dan diset sebagai Samba file server atau (2) Beli NAS untuk file sharing
[Reply]
Fajar Reply:
April 16th, 2010 at 4:52 am
Bisakah NAS ndak pake server, apa nas itu berdiri sendiri?
[Reply]
Wisu Suntoyo Reply:
April 16th, 2010 at 6:37 am
saya pakai QNAP dan nggak perlu serper…