Aplikasi penyuntingan video di Linux yang saya sering pakai adalah mainactor nya mainconcept. Sayang sekali aplikasi ini proprietary dan tidak lagi di produksi oleh mainactor. Saya juga sempat mengisi petisi online agar komunitas bisa memperoleh source code aplikasi ini, namun sampai saat ini belum ada hasilnya.
Ada beberapa aplikasi serupa antara lain Cinelerra, Jahshaka dan Lives, tapi saya malah bingung dengan...
Posted by
Wisu Suntoyo on Nov 4th, 2007 in
Entertainment,
Personal
After a pretty tough week at the Office and a Release Party on Saturday, now its time to have fun with my son…
Two weeks ago I promised Bagus to visit Cartoon Network’s Bouncy Town, and finally I had the time to take him there… We headed off to senayan after Dzuhur… I hoped that it wouldn’t rain and that the cloudy weather would hold up… Just as we parked sunshine came out then it...
Posted by
Wisu Suntoyo on Oct 18th, 2007 in
Entertainment,
IT,
Ubuntu
Or maybe a Gibbon with Guts…
while we wait for the release of Ubuntu 7.10… ...
Hari minggu kemaren saya sempatin ngajak Bagus jalan ke Oriental Circus Indonesia… Circus ini sepertinya keliling Indonesia dan kebetulan sedang mampir di Bintaro, tepatnya di sektor 7.
Overall… menurut saya acara yang dihadirkan oleh circus ini sangat menghibur… dan yang terpenting Bagus sangat terkesan dengan acara di circus ini…
...
MainActor adalah software video editing under linux yang paling user friendly, sangat cocok untuk home user dan video editing newbies seperti saya. Software ini adalah software propriety dari MainConcept.
Sayangnya MainConcept mengambil keputusan untuk menghentikan pengembangan produk ini. [1]
Untuk itu Etienne Savard mengorganisir sebuah petition untuk meng-opensource-kan MainActor
Petition ini bisa diakses dari...