Sore yang Menyebalkan di KRL

Sore ini banyak banget masalah yang muncul… udah kehilangan meterial di proyek… pas lagi marah2 di telpon tiba2 muncul petugas pemeriksa karcis… saya ambil sebuah karcis di saku dan ternyata orang ini berkata bahwa karcisnya bukan yang ini… saya periksa tanggal nya benar 29 Juli 2008… ternyata karcisnya untuk keberangkatan dari Pondok Ranji ke Sudirman… namanya orang lagi marah… saya pun langsung marah sama dia… dan berkata bahwa saya udah beli…

Sebenarnya saya berpikir ngapain sih dimasalahin… lihat dong siapa yang ditanyain… emang tampang gue penjahat… sering gue lihat orang nggak bayar dan cuek… aja saat pemeriksaan… udah gitu saya diminta bayar 3 kali lipat… coba bayangin masuk kantong siapa uang itu nanti…

Akhirnya dengan marah saya minta dia antarkan saya ke atasannya… saat ketemu orang ini… kembali prosedur nyebelin itu di ungkapkan… kembali lagi saya marah… dan bilang kalo saya bayar… mestinya orang berpikir… kalo emang orangnya nggak bayar ngapain orangnya marah2…

Ternyata sampai di rumah karcis itu nyelip di dompet… pasti masuk saat saya sedang telpon dan memasukkan kembalian pembelian karcis…

Sebenarnya… menurut saya… pemeriksaan di atas kereta tidak efektif… seharusnya ada mekanisme sterilisai peron… sama seperti yang dilakukan di Bus Way…

Pesawat Batal Terbang di Juanda…

Pembicaraan saya ama temen… yang kebetulan menjadi penumpang pesawat…

(10:56:09 AM) Wisu: opo’o bum
(10:56:15 AM) Wisu: ledakan opo?
(10:56:24 AM) Bumi: mbuh, trus suruh turun
(10:56:39 AM) Bumi: opo mesin opo ban gak ngerti cuma nek ban tak delok gak kempes
(10:57:02 AM) Wisu: awakmu wis semepet take off
(10:57:03 AM) Wisu: ?
(10:57:38 AM) Bumi: wes 1/4 landasan
(10:57:42 AM) Wisu: waks…
(10:57:52 AM) Wisu: medheni ngono
(10:57:55 AM) Bumi: coba kalo di atas…..wahbisa dibayangkan
(10:58:10 AM) Wisu: untung masih menginjak Bumi
(10:58:13 AM) Wisu: hehehe ;)
(10:58:24 AM) Bumi: iyo
(10:58:39 AM) Wisu: pesawat kate nang ndi?
(11:00:41 AM) Wisu: jare detik… kemungkinan UFO
(11:00:43 AM) Wisu: http://surabaya.detik.com/read/2008/07/25/105018/977709/466/angkasa-pura-i-mungkin-ada-latihan-terjun-payung
(11:00:57 AM) Bumi: yah ada latihan terjun ancene
(11:01:06 AM) Bumi: ketok payung e
(11:01:20 AM) Wisu: oooo… nggak koordinir… piye to…
(11:02:38 AM) Bumi: padahal mau wes tak telpon , mas susilo nek aku kape miber…kudu clear sky

Bagus Masuk SD…

Sudah hampir 2 minggu Bagus masuk SD… Senin tanggal 14 kemaren hari pertama anakku di bangku sekolah dasar… tepatnya di kelas 1D SD Pembangunan Jaya… Kebetulan satu kelas sama sohibnya di TK.. Nadhif… Alamat banyak ngobrolnya nih… :P

Kelas Depan Kelas

Sengaja saya mengambil cuti pada hari pertama Bagus masuk SD…

Seminggu sebelumnya saya dan mamanya Bagus sudah sibuk mencari buku dan peralatan sekolah lainnya… jenis mata pelajaran anak SD sangat berbeda dengan dulu… yang menarik adalah buku pelajaran ada Pelajaran Komputer… terus saya coba cari2… “Ini Budi” sudah nggak ada ya… hehehe :D

Bingung Cara Bayar PBB Lewat KlikBCA

Selama ini saya sangat dimanja oleh pembayaran bill online melalui KlikBCA… sebisa mungkin semua transaksi saya melalui fasilitas ini dengan mencetak rinician transaki menjadi PDF dan menyimpannya sebagai softcopy… format tahun_bulan_hari-detail-pembayaran.pdf saya gunakan untuk memudahkan pencarian…

Sekarang saya harus membayar PBB sebelum batas waktu tanggal 29 Agustus 2008, dan seperti biasa saya gunakan KlikBCA…

Dari menu Pembayaran >> Pajak… pilihan PBB tersedia… dan saya mulai memasukkan 24 karakter NOP di isian “NOMOR OBJEK PAJAK” ternyata isian ini hanya mengijinkan 20 karakter… tanya ama temen sekantor… katanya dia biasa bayar lewat ATM dan jumlah karakternya sesuai… walah… masa harus nyecan struk ATM… :P

BCA Bayar PBB

Migrasi ODHA Indonesia dari Joomla ke Drupal

Awalnya dikompori temen… katanya drupal asik… tidak lama kemudian seorang client juga mengatakan hal yang sama soal drupal…

Penasaran saya download drupal dan jalankan di laptop saya… terus terang menurut saya sedikit membingungkan… apalagi karena saya sudah terbiasa dimanja oleh Joomla…

Lama-lama client yang menanyakan drupal minta saya mencari seorang yang bisa ngajarin drupal… Untungnya ketemu Wendy… moderator Komunitas Drupal Indonesia… dan seperti yang terjadi di awal… saya dikompori drupal mania… selain kompor banyak hasil postif yang saya dapatkan dari obrolan dengan Wendy… terutama seputaran perbedaan terminologi antara Joomla dan Drupal… serta soal Drupal Handbook yang teringkas secara singkat dan padat dalam pembicaraan kami…

Akhirnya minggu ini saya migrasikan situs ODHA Indonesia ke drupal…

ODHA Indonesia

Sejujurnya situs keperdulian dan sumber informasi HIV/AIDS ini sudah lama berjalan… tetapi saya bingung mau menambahkan fitur… terutama karena banyak component joomla yang saya butuhkan tidak tersedia secara bebas…

Benar-benar pengalaman baru yang berbeda dengan implementasi Joomla…

Kesimpulan saya… Flexibiltas, bahkan fitur standar drupal sangat cocok dengan saya… Informasi terperinci tentang HIV/AIDS bisa kita sajikan disitus ini dalam bentuk Book… menarik sekali… Saya juga membangun sebuah direktori hanya dengan menggunakan Views dan Taxonomy… bahkan kedepan bisa saya kembangkan lagi situs ini dengan penggunaan module CCK… drupal sangat cocok dengan saya…

Drupal Rules!!!

Kamarku jaman kuliah

Goro2 postinge Luhur… Rek… kamarku ndisik jamane kuliah… :D

1 2

3 4

Jualan Listrik Yuk!

Asik kali ya… jika konsep ini bisa berjalan di negri kita tercinta… Sebuah oleh-oleh yang muncul setelah saya iseng jalan-jalan menjelajah internet untuk cari-cari info mengenai renewable energy.

Dewasa ini renewable energy dalam skala rumah tangga sudah lazim ditemukan… baik itu menggunakan tenaga surya maupun tenaga angin, juga microhidro yang beberapa tahun lalu sering saya dengar…

Dari implementasi tenaga angin perkotaan di Inggris… Konsep yang menarik perhatian saya adalah kenyataan bahwa beberapa perusahaan listrik swasta mau membeli kelebihan energi yang dihasilkan oleh rumah tangga yang memiliki fasilitas pembangkit listrik mini…

Npower Juice misalnya, menyatakan… “Jika sesorang memproduksi energi, ada kemungkinan menghasilkan energi lebih dari yang dibutuhkan. Agar kelebihan daya listrik ini tidak terbuang, pemilik bisa menjualnya kembali”

When you generate your own energy, you may produce more than you need (for example, during certain times of the day when the sun is very strong). To ensure any excess electricity isn’t wasted, you can arrange to sell it back.

EDF Energy juga menyatakan hal serupa…

Choose Microgeneration and you could reduce your energy bills by generating clean free energy for your home and selling electricity back to us through an EDF Energy Power Purchase Agreement.

Juga Good Energy ltd menyatakan bahwa mereka akan membeli seharga 4.5p setiap unit listrik yang dihasilkan…

Good Energy pays Offgrid Generators 4.5p for every unit of electricity they generate - even though they use it all themselves.

Pembelian energi serupa juga dilakukan oleh Ecotricity ltd. dan Green Energy UK plc

Di Inggris perusahaan listrik sudah bersaing membeli listrik dari rumah tangga yang memiliki fasilitas pembangkit mini… sangat kontras dengan disini… dimana persaingannya adalah jatah pemadaman listrik…

Hayo… Pernyataan mana yang lebih menarik…
a. Kapan nih jatah mati lampu?

b. Eh.. listrik kita laku berapa?

Bangka… OpenVPN IPCop ke DDWRT

Sejak kemaren saya tiba di Pulau Bangka… tepatnya Pangkal Pinang… Ibukota propinsi Bangka-Belitung… ini adalah kali pertama saya keluar kota tanpa menelpon Ibu dan meminta restu… :(

Bangka

Kali ini saya harus melakukan training kepada lokal staff… sekalian menghubungkan LAN di sana ke Corporate Network kita yang dimanage oleh IPCop… kali ini saya menggunakan approach yang berbeda dimana tidak lagi memakai PC bekas yang saya install IPCop… melainkan menggunakan client inksys WRT54G yang saya install DDWRT…

DDWRT

Untuk itu saya menginstall firmware DD-WRT v23 SP2 (09/15/06) vpn ke device tersebut… sebelumnya di Jakarta saya sudah menambahkan sebuah Client Net-to-Host, kemudian setting dan Certificate-nya saya download ke laptop saya…

Sampai di Bangka ADSL Modem gratisan Speedy ternyata sudah di set Bridged oleh teknisi 147… biar tidak menyulitkan kalo mesti manggil teknisi tersebut Modem tidak saya kutak-katik… dan koneksi internet WRT saya setup sebagai PPPoE… dengan memasukkan username dan password speedy di WRT… setelah terkoneksi internet saya mulai ke setting OpenVPN di menu Administration >> Services…

Pertama enable OpenVPN… kemudian saya masukkan hostname IPCop Server saya di Jakarta… port dan setting lainnya tidak saya ubah karena sudah sesuai dengan setting yang ada… yang perlu perhatian adalah certificate… Paket IPCop menggunakan file pkcs12 sementara DDWRT berbeda… untuk itu… Public Server Cert diperoleh dari

openssl pkcs12 -cacerts -nokeys -in BangkaPO.p12 -out BangkaPO.ca

saya tidak memasukkan password… isi file BangkaPO.ca dari -----BEGIN CERTIFICATE----- sampai -----END CERTIFICATE----- saya paste ke isiannya

Public Client Cert diperoleh dari

openssl pkcs12 -clcerts -nokeys -in BangkaPO.p12 -out BangkaPO.crt

kembali saya tidak memasukkan password… dan kemudian isi file BangkaPO.crt dari -----BEGIN CERTIFICATE----- sampai -----END CERTIFICATE----- saya paste

Private Client Key dipeoleh dari

openssl pkcs12 -nocerts -in BangkaPO.p12 -out BangkaPO.key

Password kembali tidak dimasukkan… tetapi proses ini memaksakan sebuah PEM passphrase, untuk itu saya masukkan 4 angka yang mudah saya ingat… setelah itu saya perlu menonaktif dengan cara berikut

openssl rsa -in BangkaPO.key -out BangkaPO.nokey

4 angka yang tadi saya masukkan diminta kembali… setelah itu seluruh isi file BangkaPO.nokey saya paste ke isian terakhir… sehingga hasil akhirnya sebagai berikut

OpenVPN Client

Dan setelah saya berhasil ping appserver di kantor… saya pun berkata “Kerja!!! kantor cabang sudah terkoneksi…”

kantor 1 kantor 2

Hehehehe…

Bagus’ Trophy Collection

Wow…

Bagus' Trophy Collection

Dual Screens with nVidia Cards

In the past I have been struggling with presentations on my Ubuntu powered Lenovo Y400, this machine uses an nVidia graphic adapter

OpenGL renderer string: GeForce Go 7300/PCI/SSE2

Whenever I plug the projector in… I have to restart my X-Server via Crtl+Alt+Backspace… It also gives me an aching neck where the screen only shows up on the LCD Projector… honestly sometimes i have type while my face tries to look at a screen behind me… :(
Thats if I’m lucky… sometimes I have to even reboot my machine… all this is simply because the Screen Resolution settings do not work…

That was then… now after fiddling around the nvidia-settings… Dual Screens and Presentations have never been better… I simply call the nvidia-settings via the menu

nvidia-setting

no need to run the application as super user… one will be greeted with the following options

nVidia options

choosing the X Server Display Configuration will give us a GUI to enable the newly attached device…

enable screen

We can choose to enable the second screen by clicking configure… and selecting the TwinView radio button..

TwinView

Then we set the desired resolution for the second screen… and click Apply… Viola! the screen will be stretched across both screens…

Dual Screen

Of course this setup would be great if one were to have lots of windows to look at… like Web Development for example… 3D modeling or maybe an admin staring at log files… but in case of presentations… its a bit of a bother… Therefore I choose to setup the output as Clones

Clones

and now I have my machine and LCD Projector ready for an important presentation in front of my client…

Presentation

of course… the next great thing is… I always have Compiz enabled during any Presentation :D xixixixi